Minggu, 29 Maret 2009
Secerca Harapan Dari India
Minggu, 29 Maret 2009 baru saja berakhir kejuaraan bulutangkis "kelas dua", India Sunrise Gold Grandprix 2009. Memang kejuaraan yang berada 1 tingkat di bawah super series ini kurang bergengsi bagi pemain-pemain dunia terutama Cina. Mereka memilih untuk lebih berkonsentrasi pada Korea Superseries yang akan digelar setelah India Gold Grandprix usai. Namun, hal tak serupa ditunjukkan beberapa pemain pelatnas dan non-pelatnas Indonesia. Beberapa pemain top dunia seperti Taufik Hidayat, Vita Marissa, Candra Wijaya, Flandy Limpele masih mengikuti kejuaraan ini. Pertandingan final baru usai beberapa waktu yang lalu dan hasilnya pun memancarkan sinar cerah dan secerca harapan bagi bulutangkis Indonesia 2009. Meskipun tak diikuti pemain top seperit Lin Dan dkk, kemenangan yang diraih Taufik dkk harus diacungi jempol. Indonesia berhasil menyabet 2 gelar dari Taufik Hidayat setelah melibas tunggal putra dari Malaysia Muhamad Hafiz Hashim dalam 2 set langsung, Vita/Flandy juga mampu mengandaskan ganda campuran andalan tuan rumah dalam 2 set langsung. Perjuangan mereka tidak lah mudah meski tanpa lawan pemain top dunia. Kerja keras juga harus mereka tunjukkan dalam laga-laga ini karena mereka nampak telah kehilangan style permainan di All England yang lalu. Setelah 2 gelar dari India, kita hanya mampu berdoa dan mendukung serta berharapa kemenangan akan terus diraih punggawa-punggawa Merah Putih di kancah super series dan terutama Sudirman Cup sifatnya wajib untuk kita bawa pulang kembali ke tanah air.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar