Anton Apriantono, Menteri Termiskin di Kabinet Indonesia Bersatu. Ke Daerah, dengan Tiket Ekonomi, Nginap di Rumah Petani. Di Kabinet Indonesia Bersatu, Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono dijuluki sebagai menteri termiskin. Sebab, berdasar laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), total kekayaannya “hanya” Rp 388.936 juta. Bagaimana kesehariannya?
RIDLWAN HABIB, Jakarta
Bikin janji untuk bertemu Anton Apriantono tidak terlalu sulit. Di antara menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Bersatu, pria yang lama menjadi dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB) itu termasuk yang paling mudah dihubungi melalui ponselnya.
Kemarin sore, Jawa Pos diberi kesempatan bertamu di rumah Anton di kompleks perumahan dinas para menteri, tepatnya di Jl Widya Chandra V. Begitu masuk ke halaman rumahnya, seorang petugas keamanan dengan tulisan nama Sukim di dadanya ramah mempersilakan masuk. “Cari Bapak ya, silakan langsung saja ke ruang tamu,” ujarnya.
Halaman depan rumah dinas Anton tampak bersih. Aneka tanaman hias disusun rapi dalam pot yang berisi tanah liat. Tidak ada tanaman perindang besar, kecuali sebuah palem kipas yang ditanam di pojok pagar. Berbeda dari rumah menteri lainnya, di garasi rumah Anton, hanya ada dua mobil yang diparkir. Yakni, Kijang abu-abu keluaran 1994 dan mobil dinas rumah dinas menteri-menteri lain yang, selain berisi mobil dinas, terdapat beberapa mobil lain keluaran terbaru.
“Assalamu ‘alaikum, apa kabar?” kata Anton ramah yang muncul dari ruang tengah. Pria kelahiran 5 Oktober 1959 tersebut muncul dengan kemeja lengan panjang bercorak garis-garis. “Hari ini banyak tamu. Maklum, masih suasana Idul Fitri,” ujarnya. Dia menceritakan, selama Lebaran, keluarganya lebih banyak berada di Jakarta . Hanya hari pertama keluarganya berkunjung ke Serang dan Bogor ,Jawa Barat.
Pada awal pembicaraan, dia lebih banyak menceritakan tentang kesibukannya sebagai menteri, sehingga waktu untuk keluarga berkurang. “Karena itu, setiap di rumah, saya manfaatkan betul untuk keluarga. Rasanya sih mereka tidak pernah mengeluh,” ungkapnya. Sejak menjadi menteri, Anton memboyong keluarganya tinggal di rumah dinas. Rumahnya di Bogor dibiarkan kosong. Di tengah mengobrol dengan Jawa Pos, putri tunggalnya, Sri Rahayu, masuk membawa secangkir teh. “Silakan diminum. Kebetulan, saat ini saya sedang puasa Syawal,” kata menteri yang diusulkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Ketika disinggung seputar kekayaannya berdasar LHKPN dan diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dia hanya tersenyum. “Saya bersyukur dianggap begitu (disebut menteri termiskin). Pokoknya, kalau dibandingkan menteri lain, nggak mungkin bisa ngejar, apalagi sama Pak Ical (Menko Kesra Aburizal Bakrie yang dijuluki sebagai menteri terkaya dalam kabinet SBY, Red),” ujarnya lantas tertawa. Dia menjelaskan, sejak menjadi dosen dan kepala laboratorium di IPB, Anton terbiasa menabung. Hasilnya, dia mampu membeli aset berupa tanah di Bogor .
Kegemaran berhemat itu diteruskan sampai sekarang. “Sebagian berasal dari gaji dan uang perjalanan ke luar negeri. Itu pun sudah berlebih,” tegasnya. Suami Rossi Rozzana tersebut mengaku, kehidupannya saat masih menjadi dosen sudah cukup. “Apalagi sekarang, apa sih yang mau kita kejar? Makan saja tak lebih dari sepiring,” katanya. Sebagai menteri, dia mengaku digaji Rp 19 juta per bulan. Selain dari gaji, pendapatan Anton diperoleh dari honor menjadi narasumber di seminar. Sebelum menjadi menteri, dia memang sering diundang sebagai ahli di bidang kimia pangan. “Tapi, honorarium dari seminar biasanya dikelola staf,” jelasnya. Menurut doktor lulusan University of Reading , Inggris, tersebut, kunci perbaikan departemen yang dipimpinnya bermula dari diri sendiri.
“Kalau pemimpin tak bisa jadi uswah (teladan, Red), jangan berharap anak buah mengikuti,” ujarnya. Anton lantas mencontohkan saat dirinya melakukan perjalanan dinas ke daerah menggunakan pesawat. Dia tidak pernah mau naik kelas bisnis. Dia selalu minta diberi tiket ekonomi. Demikian pula ketika harus menginap di suatu daerah. Anton tidak pernah mau diinapkan di hotel berbintang lebih dari tiga. “Kalau menterinya (pakai) ekonomi, anak buahnya nggak ada yang berani (di kelas) bisnis,” ungkapnya lantas tersenyum.
Menurut dia, budaya Orde Baru, yakni daerah harus selalu menyambut pejabat pusat dengan servis VVIP, harus dikikis habis. “Saya lebih suka menginap di rumah petani daripada di hotel. Mereka itu orang yang apa adanya. Tidak ada yang dibuat-buat, ” tegasnya. Dia lantas menceritakan pengalamannya ketika menginap di rumah salah seorang petani di Karawang. “Saat itu, atap rumahnya sudah mau roboh,” katanya seraya tersenyum lebar. Anton mengaku, saat ini dirinya sedang memperjuangkan budaya keterbukaan didepartemen yang dipimpinnya. Salah satu contohnya, nomor HP-nya terbuka bagiseluruh anak buahnya. Termasuk, pegawai dan penyuluh lapangan di daerah. “Dari mereka, saya bisa tahu keluhan di lapangan. Termasuk, jika ada laporan korupsi, langsung saya minta ditindaklanjuti oleh Irjen (inspektorat jenderal, Red),” jelasnya.
Dia juga sering mengajak anak buahnya outbound (training di alam). “Kalau dialam, perilaku aslinya terlihat,” ujarnya. Dua minggu sekali, dia menggelar rapat pimpinan yang diakhiri dengan masing-masing saling memberi nasihat. “Jadi, kalau tidak sesuai dengan yang diomongkan, orangnya malu,” katanya. Kesederhanaan tersebut Anton diakui sekretaris pribadinya, Dr Abdul Munif. “Saya sampai malu karena bapak sering ngotot pakai kelas ekonomi saat kunjungan ke daerah. Kadang-kadang, sampai saya akali dengan mengatakan tiket ekonomi sudah habis,” ungkapnya. Alumnus Bonn University , Jerman, yang mendampingi Anton sejak sebelum menjadi menteri itu mengaku, hal tersebut dilakukan untuk menjaga kehormatan Anton sebagai menteri. “Itu kalau kebetulan sedang bersama menteri lain atau ada tamu dari luar negeri. Kalau berangkat sendiri, hampir selalu ekonomi,” jelasnya.
Saat mengunjungi daerah, Munif mengaku banyak pejabat dan bupati yang heran mengetahui kebiasaan Anton. “Awalnya, mereka (bupati dan pejabat daerah) heran. Tapi, dua tahun ini sudah biasa. Mereka malah berterima kasih,” ujarnya. Dia menyatakan, satu hal yang paling berkesan adalah perhatian Anton kepada anak buah. Di antaranya, Anton selalu mengingat nama dan kebiasaan-kebiasaan kecil stafnya. “Beliau tak risi mengirimkan ucapan selamat ulang tahun atau memberikan bantuan ketika ada yang punya gawe,” ungkapnya. (*)
Subhanalloh, pemimpin seperti inilah yang sepatutnya kita contoh. Meskipun punya jabatan tapi tetap hidup sederhana, tidak ada gengsi-gengsian dimana kebanyakan pemimpin-pemimpin di negara kita identik dengan kehidupan yang glamor. Yang diutamakan adalah bagamana amanah yang dembannya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
sumber: dari teman
Kamis, 30 Oktober 2008
Senin, 27 Oktober 2008
Asian Beach Games, Event Besar Sepi Dukungan

ASIAN BEACH GAMES!! Ya, ABG adalah event olahraga terbesar yang berhasil digelar oleh Indonesia setelah pada tahun 1969 silam Indonesia menggelar event olahraga terbesar se-Asia, Asian Games. Beberapa waktu belakangan ini, kita terus-menerus mendengar berita-berita baik di media cetak/elektronik tentang perhelatan akbar ASIAN BEACH GAMES yang merupakan event olahraga pantai pertama di Asia bahkan dunia. Pujian-pujian atas kesuksesan Indonesia dalam opening ceremony serta perolehan medali dan juga closing ceremony terus-menerus diberikan. Masyarakat berdecak kagum atas prestasi membanggakan yang benar-benar bersejarah ini.
Sayangnya, respon masyarakat dapat dikatakan telat. Ketika perhelatan akbar ini sudah hampir usai, barulah masyarakat memuji kesuksesan Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari sepinya penonton pada hari-hari awal meski tiket sudah dijual murah seharga Rp20.000,00 yang pada akhirnya digratiskan oleh panitia penyelenggara. Hal ini juga dikarenakan sifat pesimis dari masyarakat luas akan kesuksesan penyelenggaran ABG BALI 2008 ini serta prestasi yang akan dicapai oleh skuad Merah Putih. Namun, semua keraguan itu dapat ditepis oleh seluruh pihak yang terlibat dalam Asian Beach Games ini. Mereka menunjukkan bahwa Indonesia mampu memberi suguhan opening ceremony yang sederhana namun menyentuh di hati dan juga closing ceremony yang tidak kalah serunya. Tidak hanya pada ceremony, prestasi dalam event secara langsung juga dapat ditunjukkan pasukan timnas Indonesia dengan meraih juara umum event olahraga pantai Asia pertama ini dengan menyabet 23 emas,8 perak dan 20 perunggu.
Prestasi yang sangat membanggakan memang. Cabang-cabang olahraga seperti perahu naga, paralayang, pencak silat, selancar angin serta surfing menjadi tambang medali terutama emas bagi Indonesia. Latihan keras selama beberapa tahun serta sikap optimis dan rendah hati mereka mampu mengalahkan kekuatan raksasa Cina serta saingan terberat Indonesia di event ini, Thailand.
Memang secara geografis, Indonesia dan Thailand memiliki lebih banyak wilayah yang dapat dijadikan tempat latihan dibanding Jepang, Cina dan Korsel yang memang raksasa olahraga Asia, namun apabila semua juga tidak didukung usaha keras atlit dan pelatih, prestasi yang bersejarah dan takkan terlupakan seperti ini juga takkan dapat dicapai.Di samping segala kesuksesan itu, kekecewaan juga masih tergambar atas penyelenggaran event ini. Sepi penonton, sedikit promosi dan souvenir menjadi hal utama yang mengecewakan. Semestinya acara sebesar dan semegah ABG I ini dapat menjadi sumber pemasukkan devisa negara namun event ini tidak dapat dimanfaatkan oleh pemda dan pemeerintah pusat dengan sebaik mungkin. Tiket murah pun akhirnya harus diberikan cuma-cuma, jumlah turis yang hadir juga tidak terlalu melonjak jauh serta penjual souvenir pun kurang laku. Inilah aspek yang masih perlu kita perbaiki apabila harapan untuk menjadi tuan rumah Sea Games di Bandung dan Jakarta ingin tercapai.
INSPIRE THE WORLD!
Minggu, 26 Oktober 2008
A7X guncang Jakarta (wajib baca)

Mungkin gw rada telat critain crowd konser A7X hari rabu lalu yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Gw butuh beberapa hari pemulihan fisik dari konsernya.. hehe.. sebenernya sih karna gw lgi bnyk tugas sich.. Ok d,, gw langsung mulai crita ja..
Tanggal 22 Oktober udah gua tunggu2 sejak beberapa minggu yang lalu waktu konser a7x diumumin. Tegang, seneng, bangga semuanya campur aduk dech waktu gw nunggu detik2 konser avenged sevenfold yang kedua di jakarta. Berdasarkan crita n info2 dari temen2 gw plus internet,, gw yakin banget kalo konser ini bakal crowded and moshingnya bakal gila2an karena tiket udah sold out.. Tanggal 21 Oktober malem,, semua persiapan gw lakuin. Dari nyiapin baju bwat nonton, tiket konser, tugas buad lusa (biar gag usa stress pas konser mikirin tugas), sepatu n hal2 lainnya dech. Skola gw emang ribet sich, pulangnya aja uda jam 3.30, jelas gw harus bener2 yakinin supir n ci2 gw biar gag telat jempud gw di skola n bisa langsung tancep gas k Senayan. T
Tanggal yang gw nanti2 pun tiba juga akhirnya, 22 Oktober. Ya, jantung gw pun makin kenceng berdetaknya buad nunggu beberapa jam lagi menjelang M.Shadow dkk tampil depan ribuan orang di Tennis Indoor. Baju, sepatu, transport, uang, dll uda bener2 beres buat nanti sorenya, gw pun akhirnya berangkat ke skolah dengan santai dan ribuan hayalan tentang konser yang diselenggarain Om Adrie Subono itu. Jam pelajaran, istirahat dan jam pelajaran lagi pun terus berganti, waktu nunjukin jam 2 lewat 10 yang berarti waktunya pelajaran KIR di sekolah gw tercinta, SMP SANTA LAUERNSIA, kaki gw langsung gw jalanin ke toilet buat double baju Rolling Stones warna pink tua yang gw siapin buat konser ntar (menurut gw, metal gag harus slalu item koq).. Pikiran gw pun makin gag konsen ke pelajaran n tugas yang dikasih oleh MS.MIRAH sebagai pengganti PAK DWI tercinta yang lag field trip ke Muara Angke. Akhirnya pikiran gw bener2 pecah waktu guru MIE gw itu bilang,"ok.. yang mau pulang boleh keluar sekarang". Badan gw bener2 gag bisa ditahan buat menuju ke toilet terdeket buat ganti skinny jeans TOPMAN yang gw siapin juga plus sepatu PULL AND BEAR warna ijo tua yang gw bawa. Balik ke kelas, ambil tas, ambil hp, cari cici gw n masuk mobil. Sayangnya, gw gag bisa langsung tancep gas k Tennis Indoor Senayan. Temen2 cici gw banyak yg mau ikud sementara gw disediain mobil sedan ma bokap jadi beberapa temen gw pun bingung buad pergi.nya,, akhirnya 2 temen gw, Kynan & Ananta (pacar Jesslyn) harus gw tinggal di skola n mobil yg penuh sama Ken, Aldry, Toto, Rio, cici gw, temennya n supir gw itu bisa jalan juga menuju tol buat ke Senayan. Sialnya lagi, ada polisi yang gw lupa namanya nilang gw gara2 mobil yg disetir sama supir gw bernama Taufik ngelindes garis yang kaya bentuk segitiga gitu dech. Akhirnya supir gw panik n cici gw pun langsung mau keluarin duit tapi gw tetep santai ja n ngmong pelan2 ke polisi itu. Nego uang suap pun cepet koq dari 200an gw turunin jadi 50 n langsung jalan walopun hati gw juga gak tulus kasi thu duit ke polisi sialan ntu. Perjalanan over all si lancar2 ja,, untungnya gag ada macet di mana2 dan waktu pun makin mepet menjelang konser band yang punya hits "critical acclaim", "after life", "seize the day" dll..(banyak banget).
Akhirnya moncong mobil gw sudah mengarah ke Stadion Utama GBK yang juga sebagai pertanda dalam waktu kurang lebih 3 menit,, gw bakal nyampe di Tennis Indoor Senayan yang bakal nampung ribuan orang malam itu. Bayar parkir pun selesai, tanpa nunggu berenti,, pintu mobil gw buka n gw cari calo buat jual sisa tiket temen gw. Lumayan sich,, dari harga presale 195, gw bisa jual 350 walopun gw ampir digebukin calo karena saking banyaknya calo yang minta tiket. Gw plus temen2 pun akhirnya bisa nembus penjagaan pertama dengan mulus setelah uang tiket dibayarin ma calo. Antrian uda lumayan panjang, gw n temen2 gw pun akhirnya jadi sedikit pesimis buat dapat angle terbaik buat liad Synyster, M.Shadow, The Rev, ZackY, J.Christ. Obrolan singkat sama temen2 gw pun berlangsung, intinya kita rada serem sama tampang2 orang yg ntn A7X, tampang mereka bener2 kaya preman n garang abis, beda banget waktu gw nonton Click 5, Jak Jam ato konser2 lainnya. Otak gw pun berusaha ngilangin semua pesimistis ntu n gw berusaha berpikir positif. Penjagaan kedua pun berhasil gw laluin juga dengan mulus bareng temen2 gw. Penjagaan ketiga juga begitu sampe akhirnya gw cuman butuh ngantri untuk masuk k penjagaan trakir untuk masuk gate 2. Antrian kira2 uda 50an orang n gw tetep berusaha optimis n akhirnya giliran gw untuk masuk. Kaki gw uda maw lari aja bawaannya tapi sikap cool tetep harus gw pertahankan sebagai orang yang uda sering nonton konser. Pertimbangan buat barisan kedua di tengah ato barisan pertama di pinggir pun berlangsung cepet banget, gw n temen2 pun milih tetep di depan walaupun samping.
Waktu itu uda jam 5 sore,, gw nyampe bener2 pas waktu gate pertma kali dibuka.. Masih ada waktu buat prepare selama 3 jam lagi sebelom opening act, Jibriel, tampil. Moshing kecil2an uda berasa,gesekan ma orang di sebelah, n hal2 wajar di konser uda keluar. Suasana pun makin panas waktu lampu sedikit dipadamin n sampe akhirnya lampu bener2 padam n teriakan cwe cowo, tua muda, pendek tinggi, gendut kerus, semuanya keluar.
Teriakan emang uda penuh semangad, sayangnya performance dari Jibriel kurang nyentuh di hati fans2 A7X yang kayanya benci abis sama mereka. Dandanan banci yang mereka pake aja uda bkin fans A7X pesimis dengan tampilan mereka. Apalagi ditambah sound system yang bener2 kenceng yang bkin penonton barisan depan kesel abis. Dan ditambah lagi suara vokalis yang 0, gag kedengaran sama sekali. Bener2 kacau. Lambaian jari tengah, teriakan 'turun2', ledekan2 n hal2 gila pun terlontar dan dilakuin oleh penonton festival yang bener2 BT dengan penampilan Jibriel.
Sebenernya menurut gw, musik Jibriel sich enak tapi sayang dandanan bulu2 ungu plus hot pants, baju kulit n stoking mreka itu yang bkin penonton kesel, selain itu suara vokalis juga kurung mendukung musik mereka yang sebenernya keren. Lagu terakhir pun dinyanyiin n mereka memberi hormat ke kita,, gag lupa gw kasi tepuk tangan buat mereka. (penonton indo bener2 keterlaluan, gag ada respek sama sekali buat opening act).
Prepare gitar, bas, mic n drum milik M.Shadow dkk pun dilakuin. Gesekan, dorongan, n suhu pun makin meningkat sampe akhirnya jam 9 tepat lampu padam n The Rev melintas di belakang drum.nya diikutin M.Shadow dan gitaris serta pembetot bas.nya. Critical Acclaim bener2 jadi pembuka yang indah,, loncatan penonton bener2 penuh gairah dengan diikuti choir yang cukup indah dari fans berat A7X yang berjumlah lebih dari 5000 orang. Hits-hits mereka seperti "Afterlife","Beast and The Harlot","Scream","Seize the Day", dan “Unholy Confessions". Lagu demi lagu,, aksi demi aksi,, kata demi kata pun terus menerus dikeluarin oleh mereka. M.Shadow juga gag lupa berpesan bahwa mereka bakalan kembali secepat mungkin ke Jakarta, kata2 yang bener2 bikin fans termasuk gw makin menjerit. Ucapan dari M.Shadow untuk meminta rokok dari penonton pun juga bikin crowd tambah gila. Penonton Indonesia emang bener2 kooperatif sama band utama.nya,, beberapa fans pun langsung ngelempar rokok sesuai permintaan M.Shadow, sang vokalis.
Synyster pun sempet main gitar solo/sndirian, petikan gitarnya bener2 ma'nyus n bisa bkin beberpa orang disekitar gw mulutnya mangap ngeliatan screen yang bener2 focus ke tangan Synyster yang gag berenti2nya metik gitar bermotif garis2 itu. Seluruh band secara komplit pun akhirnya masuk kembali dan membawakan beberapa lagu lagi sebelom ditutup dengan "A Little Piece of Heaven". Lemparan pik dan stik drum pun menjadi aksi terakhir mereka di atas panggung yang gag mungkin dilupain sama semua fans berat A7X yang hadir. Penonton ada yang sedikit kecewa memang karna lagu yang mereka tunggu2, "Dear God", gag dinyanyiin sama suara merdunya M.Shadow. Kita berdoa aja, taun depan mereka dateng dengan lebih banyak kejutan dan "Dear God" pun bisa dikumandangkan langsung di Indonesia untuk pertama kalinya.
Sabtu, 11 Oktober 2008
BROQUET !!! (bisa ngirit BBM s/d 15%)
Di zaman sekarang ini BBM merupakan kebutuhan utama bagi banyak orang terutama kita yang memiliki kendaraan pribadi, tentunya kita juga menginginkan agar kendaraan kita irit dan tidak boros dalam penggunaan BBM. Sekarang memang cukup banyak motor dan mobil yang cukup hemat/irit BBM namun pastinya kita menginginkan agar kendaraan kita menjadi jauh lebih irit agar dapat menekan biaya pengeluaran kita per bulannya. Untuk itu, Broquet kembali hadir untuk membantu saudara sekalian dalam mengatasi permasalahan BBM ini. Seperti yang kita ketahui, harga BBM sudah sangat tinggi saat ini, oleh karena itu dengan menggunakan Broquet, anda akan dapat menekan penggunaan BBM kendaraan anda sekaligus beberapa keuntungan lainnya.
5 keuntungan memakai Broquet :
1. 1x pasang efektif 400,000 km
2. Irit BBM s/d 15%
3. Menghilangkan suara ngelitik
4. Suku cadang mesin jadi lebih awet
5. Ruang bakar mesin jadi lebih bersih
Broquet adalah alat berbentuk bola yang penggunaannya sangat mudah yaitu dengan hanya memasukkan bola Broquet tersebut ke dalam tangki bensin motor. Namun, agar tidak terjadi masalah pada saat proses bekerjanya Broquet, saudara disarankan untuk terlebih dahulu menservice motor ke bengkel resmi dan meminta agar lambda motor diset menjadi 1. Setelah menservice, barulah anda masukkan bola Broquet ke dalam tangki bensin.
Broquet yang akan memberikan anda begitu banyak keuntungan hanya dijual dengan harga Rp 80.000 (B1). Namun, kami juga menjual dalam bentuk seperti paket (B2) yang berisi 2 bola broquet dengan harga Rp 150.000. Tentunya menggunakan 2 bola Broquet akan lebih memberi banyak keuntungan bagi saudara sekalian oleh karena itu, apa salahnya anda mencoba alat yang sangat berharga dan penting bagi anda pada zaman BBM sedang tinggi seperti ini.
Contact Person: Stephen (0818-866-050)
5 keuntungan memakai Broquet :
1. 1x pasang efektif 400,000 km
2. Irit BBM s/d 15%
3. Menghilangkan suara ngelitik
4. Suku cadang mesin jadi lebih awet
5. Ruang bakar mesin jadi lebih bersih
Broquet adalah alat berbentuk bola yang penggunaannya sangat mudah yaitu dengan hanya memasukkan bola Broquet tersebut ke dalam tangki bensin motor. Namun, agar tidak terjadi masalah pada saat proses bekerjanya Broquet, saudara disarankan untuk terlebih dahulu menservice motor ke bengkel resmi dan meminta agar lambda motor diset menjadi 1. Setelah menservice, barulah anda masukkan bola Broquet ke dalam tangki bensin.
Broquet yang akan memberikan anda begitu banyak keuntungan hanya dijual dengan harga Rp 80.000 (B1). Namun, kami juga menjual dalam bentuk seperti paket (B2) yang berisi 2 bola broquet dengan harga Rp 150.000. Tentunya menggunakan 2 bola Broquet akan lebih memberi banyak keuntungan bagi saudara sekalian oleh karena itu, apa salahnya anda mencoba alat yang sangat berharga dan penting bagi anda pada zaman BBM sedang tinggi seperti ini.
Contact Person: Stephen (0818-866-050)
Langganan:
Postingan (Atom)
