ne s gw cman crta2 dwank swalny tmn gw jga lmyn banyk yg nany koq cuma gmbar kaga ada crita lagi di blog ini (bkan cuma adam yg nanya tpi banyak jga)....hehe...padaal gw dh berkurang skill nulis.ny,, ud lama s kaga ada ngarang bebas d skul kcuali pelajaran IPS n PPKn..
GILA!!!! kata 'GILA' bner2 gambarin usaha gw n hasil usaha gw buat deketin sum 1 (bukan sum 41 tpi sum 1)... gw bner2 suka tepatnya sayang ma tu cewe... gw uda nyoba minta tolong ma tmen gw buad bantuin pdkt trus gw coba sms n coba bae banget ma dy tpi bner2 GILA... dya bisa dibilang responnya sich 20% dari smwa usaha gw... gw gag prnah deketin cewe sampe mungkin bae n prhatiannya sampe kaya gitu k seorang cewe,, pas gw jadian aja gw gag prnah perhatian ampe segitunya tpi demi si dia ini,, gw bner2 sayang ma dya...
gw si jujur aja,, gw akuin gw gag ganteng,, muka gw si bisa di blang pas2an jadi byar sum 1 suka ma gw,, gag mngkin cuma dari ngliad tampang gw tpi harus liad prhatian n sikap gw yg paling dalem... (INGET!!! PERHATIAN N SIKAP YG PALING DALEM!!!) klo masalah cewe sich gw bner2 care,, slayn cewe ntu maklhuk terindah di dunia,, gw jga gag suka cowo yg cuma suka ma cewe gara2 cewe.nya itu trkenal n' hebat n' cakep karna pasti cowonya itu cuma manfaatin dwank so perhatian gw sich bisa gw bilang ga hiperbola ato gimana gitu...
gw coba knalan lewad sms yang no. hpnya gw dpet dri tmen gw.. benr2 parah respon pertama kali gw sms dya,, cuma bales sekitar maksimal 3 kata... gw trus coba sms dya,, kasi prhatian k dy,, smwanya deh gw korbanin tpi bner2 kacau hasilnya.. meskipun gw dah ada status yg jelas tpi buad gw s ntu blom cukup n bner2 ga ngliatin status itu... tetep aja gw sms kaya dlo,, dy ga prhatian ma gw walopun gw bner2 ud coba prhatian ma dy... ckckck...
apa segini dwank balesan perhatian gw slma ini?? emang sich gw tulus ngasi prhatian k dy,, gw jga gag trlalu ngarep gmana.... tujuan gw s yg pnting gw maw dy tu seneng... gag haruskan klo gw suka ma dya,, gw maksa untuk jadi co.ny... cinta tak harus memiliki,bro.... heheh... tpi gw tetep gag taw harus ngapayn,, gw gag taw dya maw.ny gw tetep prhatian n tetep byasa ato gw harus ngejauh dari dya... klo gw harus tetep byasa ja,, gw bisa mati bdiri klo balesannya kaya gtu.. tpi klo untuk ngejauh,, susah juga buat gw...
klo bisa,, kasi usul ya bwad gw ato ga bantuin gw... ok??
Selasa, 30 September 2008
Senin, 29 September 2008
Pahamilah Dia n' semua berjalan lancar
Menurut psikolog dan penulis buku Overcoming Relationship Impasses, Barry L Duncan Psy.D dan Joseph W Rock Psy D, trik mudah untuk menyelesaikan masalah dominasi ini adalah dengan mengikuti tipe si pasangan. Misalnya:
Pasangan Pengkritik
Ciri: Tergantung dan memerlukan Anda sebagai pasangan untuk melakukan apa saja. Namun, ia tak mau kehilangan kekuasaan dan mencoba merebut kembali dengan mengkritik apa saja yang Anda lakukan.
Sebaiknya Anda:
- Setuju dengan perkataan pasangan, tapi tidak dalam bentuk sikap mengkritik.
- Tak perlu menjelaskan atau membela diri.
- Terjemahkan pesan kritikan tersebut dengan berhenti melakukan apa yang ia kritik. Misalnya dengan mengatakan, “Kamu benar. Aku selalu mengganggu kamu. Kalau begitu, mulai besok aku akan cari kesibukan sendiri”. Dengan cara ini, pasangan akan berhenti melontarkan kritik. Atau bahkan lebih baik lagi, ia merasa kritikannya salah.
Pasangan Dominan
Ciri: Menguasai segalanya. Ia membuat hubungan seperti orangtua dan anak. Dia orangtua dan Anda anaknya. Meski ia bersikap sangat baik dan ngemong, Anda akan merasa tidak berdaya, putus asa, dan terjebak dalam kebencian. Setiap upaya Anda untuk menentang dominasinya malah akan terdengar seperti protes anak kecil.
Sebaiknya Anda:
- Lakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan dan bersikaplah mandiri. Jika pasangan mengkritik, terima saja bahwa Anda salah atau keliru. Namun, terus lakukan apa yang Anda yakini benar dan baik.
- Gunakan jawaban konstruktif untuk kritikan pasangan atas kelalaian, kekurangcermatan, atau kesalahan Anda. Mungkin sikap itu telah membuat pasangan kesal dan merasa hidupnya jadi lebih sulit. Cara ini secara langsung mengungkapkan kemarahan dan kekesalan Anda. Dengan cara ini juga Anda sebenarnya sedang memberitahu pasangan bahwa tak selamanya dia bisa bersikap dominan atas hubungan ini.
Pasangan Tidak Komunikatif
Ciri: Selalu diam. Anda sering kesal dengan sikapnya yang tidak mau bicara tentang apa saja.
Sebaiknya Anda:
- Ubah strategi. Jika selama ini Anda berusaha keras membuatnya bicara, kurangi percakapan. Anda tak perlu berusaha keras memulai atau mempertahankan diskusi. Dan, bila terjadi diskusi, katakan singkat saja. Cara ini bukan hanya menghilangkan ketegangan, tapi juga membalikkan ketegangan pada pasangan. Anda akan merasa lebih berdaya dan berkuasa atas dia.
- Terjemahkan diamnya secara positif. Misalnya, Anda dan pasangan tetap merasa dekat meski tidak bicara setiap saat. Anggap saja diamnya pasangan penanda hubungan baik-baik saja.
- Kurangi fokus pada hubungan dan buat diri Anda bahagia. Jika melakukan hal-hal untuk diri sendiri, Anda tidak terlalu membutuhkan perhatian dari orang lain.
Pasangan Pengeluh
Ciri: Terus-menerus mengungkapkan kata-kata yang terdengar sedih atau berpikir negatif. Anda merasa sangat terganggu dengan keluhan-keluhannya. Anda merasa frustrasi karena sudah berusaha membantu, tapi tak ada hasilnya.
Sebaiknya Anda:
- Dengarkan keluhannya.
- Daripada menghindarinya, lebih baik dorong ia bicara.
- Ungkapkan secara jujur tanggapan negatif Anda tentang topik yang dikeluhkan pasangan. Jangan beri tanggapan positif apa pun. Lalu, buat dia mengeluh setiap saat. Cara ini memberi pasangan Anda yang pengeluh itu kebebasan untuk memilih mendiskusikan hal-hal lain dan perasaan-perasaan positif.
Pasangan Penuduh
Ciri: Sering melemparkan tuduhan yang belum tentu kebenarannya. Bisa jadi, Anda pernah berbohong padanya sehingga ia tidak lagi percaya pada Anda.
Sebaiknya Anda:
- Jangan menjelaskan atau membela diri. Solusi yang sangat sederhana ini efektif membuat situasi tidak memanas. Pasalnya, pasangan akan sulit untuk bertengkar atau berdebat dengan Anda yang tidak mau membantah. Anda sendiri tidak akan tampak bersalah karena terlalu banyak membantah
- Tidak terpancing. Tuduhan seringkali menjadi awal pertengkaran. Jika Anda tidak terpancing, tuduhan pun tidak akan mengena dan akhirnya gugur.
- Ambil satu langkah lebih maju dan pantulkan rasa tidak aman pada pasangan Anda yang suka menuduh itu. Misalnya, “Kamu takut aku selingkuh” atau “Kamu khawatir tidak lagi menarik buatku”, atau “Kamu merasa tidak yakin dengan cintaku.”
Pasangan Pengkritik
Ciri: Tergantung dan memerlukan Anda sebagai pasangan untuk melakukan apa saja. Namun, ia tak mau kehilangan kekuasaan dan mencoba merebut kembali dengan mengkritik apa saja yang Anda lakukan.
Sebaiknya Anda:
- Setuju dengan perkataan pasangan, tapi tidak dalam bentuk sikap mengkritik.
- Tak perlu menjelaskan atau membela diri.
- Terjemahkan pesan kritikan tersebut dengan berhenti melakukan apa yang ia kritik. Misalnya dengan mengatakan, “Kamu benar. Aku selalu mengganggu kamu. Kalau begitu, mulai besok aku akan cari kesibukan sendiri”. Dengan cara ini, pasangan akan berhenti melontarkan kritik. Atau bahkan lebih baik lagi, ia merasa kritikannya salah.
Pasangan Dominan
Ciri: Menguasai segalanya. Ia membuat hubungan seperti orangtua dan anak. Dia orangtua dan Anda anaknya. Meski ia bersikap sangat baik dan ngemong, Anda akan merasa tidak berdaya, putus asa, dan terjebak dalam kebencian. Setiap upaya Anda untuk menentang dominasinya malah akan terdengar seperti protes anak kecil.
Sebaiknya Anda:
- Lakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan dan bersikaplah mandiri. Jika pasangan mengkritik, terima saja bahwa Anda salah atau keliru. Namun, terus lakukan apa yang Anda yakini benar dan baik.
- Gunakan jawaban konstruktif untuk kritikan pasangan atas kelalaian, kekurangcermatan, atau kesalahan Anda. Mungkin sikap itu telah membuat pasangan kesal dan merasa hidupnya jadi lebih sulit. Cara ini secara langsung mengungkapkan kemarahan dan kekesalan Anda. Dengan cara ini juga Anda sebenarnya sedang memberitahu pasangan bahwa tak selamanya dia bisa bersikap dominan atas hubungan ini.
Pasangan Tidak Komunikatif
Ciri: Selalu diam. Anda sering kesal dengan sikapnya yang tidak mau bicara tentang apa saja.
Sebaiknya Anda:
- Ubah strategi. Jika selama ini Anda berusaha keras membuatnya bicara, kurangi percakapan. Anda tak perlu berusaha keras memulai atau mempertahankan diskusi. Dan, bila terjadi diskusi, katakan singkat saja. Cara ini bukan hanya menghilangkan ketegangan, tapi juga membalikkan ketegangan pada pasangan. Anda akan merasa lebih berdaya dan berkuasa atas dia.
- Terjemahkan diamnya secara positif. Misalnya, Anda dan pasangan tetap merasa dekat meski tidak bicara setiap saat. Anggap saja diamnya pasangan penanda hubungan baik-baik saja.
- Kurangi fokus pada hubungan dan buat diri Anda bahagia. Jika melakukan hal-hal untuk diri sendiri, Anda tidak terlalu membutuhkan perhatian dari orang lain.
Pasangan Pengeluh
Ciri: Terus-menerus mengungkapkan kata-kata yang terdengar sedih atau berpikir negatif. Anda merasa sangat terganggu dengan keluhan-keluhannya. Anda merasa frustrasi karena sudah berusaha membantu, tapi tak ada hasilnya.
Sebaiknya Anda:
- Dengarkan keluhannya.
- Daripada menghindarinya, lebih baik dorong ia bicara.
- Ungkapkan secara jujur tanggapan negatif Anda tentang topik yang dikeluhkan pasangan. Jangan beri tanggapan positif apa pun. Lalu, buat dia mengeluh setiap saat. Cara ini memberi pasangan Anda yang pengeluh itu kebebasan untuk memilih mendiskusikan hal-hal lain dan perasaan-perasaan positif.
Pasangan Penuduh
Ciri: Sering melemparkan tuduhan yang belum tentu kebenarannya. Bisa jadi, Anda pernah berbohong padanya sehingga ia tidak lagi percaya pada Anda.
Sebaiknya Anda:
- Jangan menjelaskan atau membela diri. Solusi yang sangat sederhana ini efektif membuat situasi tidak memanas. Pasalnya, pasangan akan sulit untuk bertengkar atau berdebat dengan Anda yang tidak mau membantah. Anda sendiri tidak akan tampak bersalah karena terlalu banyak membantah
- Tidak terpancing. Tuduhan seringkali menjadi awal pertengkaran. Jika Anda tidak terpancing, tuduhan pun tidak akan mengena dan akhirnya gugur.
- Ambil satu langkah lebih maju dan pantulkan rasa tidak aman pada pasangan Anda yang suka menuduh itu. Misalnya, “Kamu takut aku selingkuh” atau “Kamu khawatir tidak lagi menarik buatku”, atau “Kamu merasa tidak yakin dengan cintaku.”
Kamis, 18 September 2008
Rabu, 17 September 2008
Minggu, 14 September 2008
Sabtu, 13 September 2008
Langganan:
Postingan (Atom)